Daripada Cokelat atau Permen, 7 Jajanan ini Lebih Aman dan Sehat untuk si Kecil

Foto : Unsplash.com

Sebagai seorang ibu yang disibukkan dengan berbagai hal, adakalanya kita tidak sempat membuat kudapan atau camilan untuk si kecil. Pada umumnya si kecil akan memilih permen, cokelat, atau chiki saat jajan di warung atau supermarket.

Melihat hal tersebut tentu ada kekhawatiran tersendiri ya Bund, mengingat berbagai kandungan pemanis, perasa, pewarna dan zat kimia lainnya yang terkandung di dalamnya. Memang, kandungan zat-zat tersebut pastilah dalam batas aman untuk dikonsumsi, namun apabila terlalu sering dikonsumsi si kecil, dikhawatirkan akan berdampak serius. Lalu bagaimana mensiasatinya ?. Berikut ada 7 jenis jajanan yang aman dan lebih sehat bagi si kecil :

1. Roti

Foto : pixabay.com
Roti mengandung vitamin B1, B2 dan niasin, dan beberapa mineral penting seperti yodium, kalsium, dan zat besi. Semuanya tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Saat ini ada beragam jenis roti yang bisa kita temui di warung atau minimarket, seperti misalnya roti sobek, roti sisir, roti sandwich, dan lain sebagainya, tentu dengan berbagai pilihan rasa yang mengguah selera seperti cokelat, keju, kacang, dan berbagai selai buah.

2. Susu UHT

Foto : pixabay.com
Dengan kemasan yang menarik serta banyaknya pilihan rasa yang ditawarkan, tentu tidak sulit untuk memberikan susu UHT sebagai alternatif jajanan sehat bagi si kecil. Namun, susu UHT hanya diberikan bagi balita diatas 1 tahun ya Bund, agar saluran cernanya sudah benar-benar siap.

3. Biskuit Oat

Foto : pixabay.com

Tak perlu khawatir membelikan si kecil biskuit oat bund, karena saat ini biskuit oat tersedia dalam berbagai rasa yang enak seperti rasa cokelat, buah-buahan, kismis, madu, dan lain sebagainya. Oat memiliki banyak manfaat bagi tubuh dengan adanya kandungan berbagai vitamin, mineral, kalsium, protein, omega 6, dan tentu oat ini dikenal sebagai sumber serat yang baik bagi tubuh.

4. Yoghurt

Foto : pixabay.com

Yoghurt bisa dikonsumsi sejak si kecil berusia 7 bulan. Manfaat yoghurt bagi kesehatan tentu sudah tidak diragukan lagi ya bund. Yoghurt mengandung bakteri baik yakni Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus yang berfungsi untuk melindungi saluran cerna si kecil dari berbagai bakteri berbahaya. Bagi si kecil yang tidak terlalu suka yoghurt, bisa memilih merk yoghurt dengan rasa yang tidak terlalu asam.

5. Keju
Foto : pixabay.com

Bunda, jangan ragu ya untuk membelikan si kecil keju. Beragam jenis keju bisa dengan mudah bunda dapatkan di minimarket dengan ukuran yang bervariasi mulai dari kemasan kecil hingga besar. Si kecil dapat diberikan keju sejak berusia 8 bulan, namun untuk bayi dibawah usia 12 bulan sebaiknya diberikan jenis keju yang tidak mengandung garam. Keju mengandung kalsium dan vitamin yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi si kecil.

6.  Sereal Gandum
Foto : pixabay.com
Saat memilih sereal gandum, lebih baik kita memilih sereal dalam bentuk gandum utuh (whole grain) ya Bund !. Dan pastikan memiliki kandungan gandum asli. Gandum memiliki manfaat yang baik untuk saluran cerna, terlebih jika dikonsumsi saat sarapan. Sereal gandum bisa kita tambahkan susu supaya lebih lezat dan menambah selera makan si kecil.

7. Aneka Buah Potong
Foto : flickr.com

Selain mengkonsumsi berbagai jajanan pabrik, ada baiknya kita kenalkan juga si keci dengan sumber makanan alami seperti buah-buahan segar yang khasiatnya tentu tidak diragukan lagi. Di beberapa minimarket atau supermarket tersedia beragam pilihan aneka buah potong seperti semangka, melon, jeru,pisang, pear, dan sebagainya. Jika kurang suka dimakan langsung oleh si kecil, bisa kita buat salad atau sup buah segar ya Bund !

8 Comments

  1. Makasih share dan infonya Bun. Memang anak-anak senangnya coklat, permen dan jajanan yang gurih-gurih. Sepertinya harus dibiasakan ya Bun sedini mungkin tentang camilan anak yang sehat,karena kalau sudah terbiasa susah juga mengalihkannya. Bermanfaa banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-Sama Mba.. iya betul walaupun sulit tapi demi kesehatan anak ya Mba, sebis mungkin berusaha selektif memilih jajanan utk anak

      Delete
  2. Urusan jajan anak memang terlihat sederhana meski sebenarnya cukup penting. Anak-anak pun selalu kubiasakan utk tdk jajan sembarangan meski sesekali dia tergoda juga melihat teman2nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul Mba..Khawatir ya lihat jajanan di sekolah Yg kurang higienis plus agak takut dikasih Bahan kimia Yg aneh2

      Delete
  3. Kalau anakku nomor 5 Dan 6 kurang suka, yg lainnya sih ok. Tapi permen sama ciki ya tetep aja. Hadehh

    ReplyDelete
  4. Waktu anak-anak kecil saya lebih sering bekalkan mereka makanan buatan sendiri. Maksudnya supaya terhindar dari makanan yang kaya rasa. Tapi sekarang sudah ABG malah susah Mbak,berasa bebas pilih makanan sendiri sekarang maaah^_^

    ReplyDelete
  5. Anakku jarang ciki-ciki atau permen Mbak..karena bawa bekal, dan kalau bebelian sama saya..
    Jadi Alhamdulillah bisa terkontrol jajanannya

    ReplyDelete
  6. Mbak anakku tak kasih keju kogh jadi diare ya? Huhu. Tapi di kulkas selalu ada susu UHT, sayangnya masih suka jajan ciki micin gt. Oklah aku ganti biskuit oat aja. Makasih mba idenya :)

    ReplyDelete