Ibu-ibu Wajib Tau, Ini Dia Tips Aman Memasang Tabung Gas Elpiji


Foto : lazada.co.id

Ibu-ibu masak apa nih hari ini? Kalo saya sih yang simpel aja, gak jauh-jauh dari tumis atau sayur bening, maklum karena lagi repot dengan 2 balita akhirnya mau nggak mau urusan dapur harus dibuat efektif dan efisien terutama dalam hal waktu.

Nah bicara soal masak nih, kebanyakan ibu-ibu di Indonesia saat ini lebih senang memasak menggunakan kompor gas, selain karena diklaim lebih hemat, praktis, dan awet.

Tapi, meski kompor gas kini sudah menjamur dimana-mana, ternyata nggak sedikit lho dari kita yang masih takut memasak menggunakan kompor gas,  terlebih kita tentu pernah mendengar berita di televisi tentang tabung gas meledak yang berakibat fatal.

Seperti saya nih, dulu saat kompor gas baru muncul rasanya ada ketakutan tersendiri. Sejak kecil saya memang terbiasa membantu ibu di dapur. Karena terbiasa menggunakan kompor minyak, maka saat pertama kali memutar tombol kompor itu rasanya deg-degan takut meledak hehe. Bahkan saya benar-benar berani memasang tabung gas elpiji ya saat menikah, karena harus hidup mandiri jadi ya mau nggak mau, urusan bongkar pasang gas elpiji pun harus bisa (dan berani).

Dulu saya ingat ada salah seorang teman kantor saya, seorang ibu yang sudah bertahun-tahun lamanya berumahtangga namun tidak bisa memasang gas, bahkan beliau memang mensugesti dirinya untuk tidak mau bisa, alasanya apalagi kalau bukan karena takut. Dan hal serupa juga banyak lho dialami ibu-ibu lainnya.

Kalau sudah begitu, gimana dong solusinya? Tenang, sebetulnya kalau kita paham cara menggunakannya, serta yang paling penting memilih perangkat kompor gas yang berkualitas maka insyaAllah hal-hal yang ditakutkan tidak akan terjadi.

Nah, saya punya tips nih untuk ibu-ibu  supaya tetap aman dan nyaman menggunakan kompor gas, tapi sebelumnya kita harus tahu dulu dong kira-kira hal apa saja sih yang bisa memicu terjadinya ledakan gas supaya kita bisa berhati-hati.

Penyebab Tersering Ledakan Gas Elpiji


1. Kebocoran gas, karena gas yang bocor terperangkap di ruangan tertutup hingga akhirnya terakumulasi dan menyebabkan ledakan
2. Faktor kelalaian, misalnya tetap menyalakan kompor meski tercium bau gas juga lupa mematikan katup kompor padahal kompor tidak menyala, juga membeli tabung gas yang kedaluwarsa.
3. Cara penggunaanya salah, misalnya selang regulator tertindih atau tertekuk, juga tidak pas saat memasang klem regulator dan kompor.
4.Menggunakan peralatan yang tidak ber-SNI.


Tips Aman Memasang Tabung Gas Elpiji


1. Perhatikan Posisi Kompor dan Tabung Gas

Jarak antara tabung gas dan kompor tidak boleh terlalu jauh, karena dikhawatirkan selang regulator akan longgar sehingga bisa menyebabkan kebocoran. Selain itu letakkan tabung gas di permukaan yang datar, misalnya lantai, karena jika tabung gas disimpan di tempat yang tidak rata, maka dikhawatirkan tabung gas akan jatuh dan akhirnya selang regulator tercabut sehingga menyebabkan kebocoran gas.

2. Gunakan Peralatan yang Ber-SNI

Penting banget untuk memastikan semua perlengkapan yang kita gunakan memiliki logo SNI, tabung elpiji, selang, regulator, serta kompor gas yang kita gunakan jika memiliki logo SNI maka insyaAllah akan aman dari kebocoran.

3. Saat Akan Memasang Gas, Pastikan Kompor Dalam Keadaan Mati

Nah ini, jangan sampai lupa ya ibu-ibu, pastikan kompor dalam keadaan mati saat kita hendak mengganti tabung baru demi meminimalisir terjadinya ledakan. O ya kalau Saya sebelum membongkar tabung kama, Saya cek juga posisi jarum pada skala (atau apa ya namanya hehe), apakah posisi jarum berada di angka 0 atau tidak, kalau udah di angka 0 berarti memang gasnya sudah habis.

4. Pastikan Rubber Seal dalam Keadaan Terpasang

Rubber seal adalah karet yang mengelilingi mulut tabung. Tabung gas yang baik akan memiliki rubber seal saat dibeli. Pastikan juga rubber seal yang terpasang lentur, halus, tidak sobek, dan ukurannya pas atau terpasang sempurna dengan mulut tabung gas yang akan kita gunakan.


5. Pasang Regulator dengan Benar

Setelah memastikan poin-poin di atas, barulah anda bisa mulai memasang gas. Saat memasang regulator, pastikan posisinya tegak lurus ke leher tabung, lalu tekan sekuat tenaga dengan tangan anda. Putar penguncinya yang berada di bagian samping regulator searah dengan jarum jam, atau sampai kemiringannya berada di 180 derajat.


6. Pastikan Tidak Ada Bunyi Mendesis

Saat selesai memasang gas, dengar baik-baik apakah ada suara mendesis atau tidak, karena itu penting sekali untuk memeriksa apakah ada kebocoran gas atau tidak. Jika terdengar suara mendesis, baiknya kita lepas kembali regulator kemudian kita ganti karetnya, lalu pasang dan periksa kembali apakah suara desis tersebut sudah hilang atau belum. Jika sudah tidak terdengar suara desis, kita bisa langsung menggunakan kompor untuk memasak.



7. Pastikan Dapur Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Ini harusnya masuk poin pertama ya hehe, karena sebelum memasang gas elpiji, baiknya kita memastikan agar dapur kita memiliki sirkulasi udara yang baik untuk meminimalisir terjadinya ledakan gas. Saat memasang gas, kita bisa membuka pintu dan jendelalebar-lebar.


Nah, gimana tips dari Saya, mudah-mudahan bermanfaat ya buibu. Jadi, nggak takut lagi dong untuk mencoba memasang gas sendiri. Kalau sekiranya masih ngeri-ngeri sedap, baiknya kita berlatih dulu saat ada suami untuk meminimalisir rasa takut kita, kalau Saya pribadi lebih memilih regulator yang ada skalanya supaya lebih yakin aja kalau nggak ada kebocoran, hehe.

1 Comments

  1. Terima kasih sharingnya soal memasang gas dengan aman, Mbak. Saya juga sering masang sendiri, kadang-kadang ada juga yang bunyi mendesis atau nggak mau nyala kompornya. Walaupun udah sering, tetap aja ngeri tiap masang gas. Saya lagi nungguin kapan ya masang gas bisa segampang nyalain lampu?

    ReplyDelete