Resep Soto Bandung




Siapa disini yang suka makan soto?
Yup, soto merupakan salahsatu bukti kekayaan kuliner nusantara. Dengan racikan bumbu-bumbu tradisional, soto hadirkan kekuatan rasa yang begitu segar dan khas. 

Banyak daerah-daerah di Indonesia yang menjadikan soto sebagai salahsatu makanan khas daerahnya. Sebut saja, soto madura, soto lamongan, soto betawi, soto bandung, dan lain-lain.

Diantara semua jenis soto yang ada, Aku paling suka soto bandung, soto madura, dan soto purworejo, soalnya rasanya cocok banget di lidahku. Memang belum semua jenis soto aku coba, tapi ada juga jenis soto yang pernah aku coba dan rasanya kurang cucok di lidahku, selera aja sih itu mah ya.

Hampir setiap minggu aku selalu masak soto di rumah, karena makanan ini adalah salahsatu makanan favorit keluarga kami. Apalagi kalo selera makan lagi menurun, hmmh simpen deh semangkuk soto di depan meja, auto nambah berkali-kali hehe.

Nggak hanya itu, soto juga cocok disajikan saat kumpul keluarga besar, soalnya hampir semua orang suka sama soto ya. Rasanya yang segar, mampu hadirkan kehangatan dan keakraban, ceilee.

Baca juga : 


Nah jenis soto yg sering aku masak diantaranya soto bandung dan soto purworejo, tapi kali ini aku mau share resep soto bandung. Aku nggak tau resep aslinya kayak gimana, tapi beberapa kali makan di rumah makan, rasanya insyaallah mirip-mirip. Aku dapet resep ini, langsung dari best chef in the world alias ibu aku hehe.

Yuk ah cekidot..

Bahan :

1.Daging sapi 250gr
2.Lobak 1-2 buah tergantung ukuran
3.Kacang kedelai (optional, kalo aku ga pernah pake soalnya kurang suka)
4.Daun salam 2 lembar
5.Daun jeruk yg kecil 1 lembar
6.Sereh 1 digeprek
7.Lengkuas 2 cm digeprek
8.Jahe 1 cm digprek
9.Garam secukupnya
10.Gula pasir secukupnya
11.Lada bubuk secukupnya
12.Pala bubuk seujung sendok 
13. Seledri
14. Bawang daun
15. Bawang merah goreng
16. Penyedap rasa (optional)
17.Tomat

Bumbu halus
1.Bawang merah
2.Bawang putih

Cara Memasak :
1. Rebus/presto daging sapi sampai empuk, air kaldunya jangan dibuang ya.
2. Ulek bumbu halus, geprek lengkuas, sereh dan jahe.
3. Tumis bumbu halus, tambahkan daun salam, daun jeruk dan bahan-bahan yang digeprek tadi, tumis sampai wangi.
4. Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci yang berisi daging sapi yang sudah empuk, tambahkan gula, garam, lada bubuk, pala bubuk, dan penyedap.
5. Setelah mendidih, masukkan lobak yang telah dipotong-potong.
6. Setelah lobak empuk dan bumbu meresap ke daging, masukkan bawang daun, seledri, bawang goreng,dan tomat. Matikan api lalu sajikan hangat-hangat.

Tips:
1. Untuk menghilangkan bau langu pada lobak, setelah dipotong-potong biasanya saya tambahkan garam kemudian diremas-remas.
2. Supaya lebih enak, sebaiknya pilih daging yang banyak lemaknya.
3. Untuk penggunaan pala itu optional ya karena ternyata ada sebagian ulama yang tidak menyarankan penggunaan pala dalam masakan. (Saya juga lagi cari-cari nih sumber shahihnya).

Demikian, mudah-mudahan resep dari saya bermanfaat ya. 

Foto : dokumentasi pribadi

0 Comments