Resep Soto Jawa




Bismillah.

Cimahi lagi mendung nih, kalo di kota teman-teman gimana ?. O ya, seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini lagi rame tentang Corona yang imbasnya bikin kita nggak dianjurkan banyak keluar rumah untuk sementara waktu, karena pemerintah menganjurkan untuk social distancing demi memperkecil ruang gerak penyebaran si virus yang kini menjadi pandemi ini.

Buat ibu rumahtangga kayak aku yang memang sehari-harinya berkutat di rumah, rasanya nggak ada bedanya, terlebih anak-anakku juga belum pada sekolah, mungkin yang berbeda hanya intensitas keluar rumahnya aja, kalo biasanya ke pasar seminggu 2 kali, sekarang cukup sekali aja, atau kalo biasanya anak-anak pada main ke lapang komplek, sekarang mainnya harus di rumah terus.

Karena hari ini suami lagi libur dan sebetulnya 2 minggu kedepan pun dia diliburkan sama kantornya (meskipun ada beberapa  hari yang mengharuskan dia masuk), jadi hari ini saatnya masak makanan kesukaan dia jreng jreeeng.

O ya, suamiku itu USA (Urang Sunda Asli) jadi lidahnya pun terbiasa dengan masakan-masakan sunda, sedangkan aku, dari kecil terbiasa sama masakan-masakan bercita rasa dominan manis, karena aku asli wong jowo hehe. Jadinya ya gitu deh, awal-awal nikah harus beradaptasi banget buat menyatukan selera masakan kami.

Dulu awalnya suamiku nggak suka soto, apalagi soto jawa, tapi kemudian aku iseng bikin buat dia dan Alhamdulillah sekarang jadi salah satu makanan favoritnya, apalagi kalo sotonya ditambah ceker, makin sueger rekk.

Nah soto yang mau aku bikin ini, ibu aku bilangnya soto jawa, khas daerah kampung halamanku tercinta, Purworejo, Jawa Tengah, rasanya uenak tenan, makanya nggak heran dari kecil aku sukaa banget sama makanan yang satu ini.

Oke deh, kita langsung ke resepnya aja yaa.

Baca juga :

Resep Soto Jawa (Soto Purworejo)

Bahan 
  • Dada ayam 1/4 kg
  • Ceker ayam 1/4 kg (optional)
  • Kecambah (disini sebutannya toge pondok) 100 gram (aku nggak pake, karena pada nggak suka)
  • Telur rebus 3 butir
  • Soun 1 bungkus (aku pake merk cap mangkok)
  • Kol sesuai selera
  • Bawang daun
  • Seledri
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Sereh
  • Lengkuas
  • Jeruk nipis
  • Kecap manis
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Penyedap rasa (optional)
  • Tomat 1/2 buah
  • Bawang merah 7 buah
Bumbu Halus
  • Bawang putih 7-8 buah
  • Merica bubuk secukupnya
  • Kunyit 2 ruas
  • Jahe 1 ruas
  • Kemiri sangrai 3 butir
Bahan untuk Sambal
  • Cengek domba
  • Garam
  • Tomat

Cara Memasak
  1. Buat bawang goreng, caranya iris tipis bawang merah, beri sedikit garam, lalu goreng hingga matang, sisihkan.
  2. Rebus/presto ceker hingga empuk, sisihkan.
  3. Ulek bumbu halus, lalu tumis bersama daun salam, daun jeruk, sereh, dan lengkuas yang telah digeprek, tumis hingga wangi, tambahkan gula dan garam.
  4. Masukkan ayam dan ceker ke dalam tumisan bumbu, tambahkan air kuah lalu masak hingga ayam matang dan mengeluarkan kaldu yang banyak (kuah jadi kental dan berminyak).
  5. Angkat ayam, lalu goreng tapi jangan terlalu kering, kemudkan suwir kecil-kecil.
  6. Kuah yang tadi direbus sampai bumbu meresap ke dalam ceker (pakai api kecil saja), lalu tambahkan penyedap, kemudian setelah matang tambahkan bawang daun, tomat, dan bawang goreng.
Membuat Bahan Pelengkap 
  1. Siapkan bawang merah goreng
  2. Siapkan seledri yang dicincang halus.
  3. Cuci kol lalu iris tipis.
  4. Suwir kecil-kecil ayam yang sudah digoreng tadi.
  5. Rendam soun di dalam air kemudian angkat dan sisihkan.
  6. Rendam kecambah/toge pondok di dalam air mendidih, sebentar saja (api dalam keadaan mati.
  7. Telur direbus lalu diiris tipis
  8. Siapkan kecap dan jeruk nipis.
Cara Membuat Sambal 

Siapkan cengek domba, garam, dan tomat, lalu haluskan. (Kalau suka boleh direbus dulu cengek dan tomatnya, kalo aku mentahan aja biar nggak ribet hehe).

Cara Penyajian

Siapkan bahan  pelengkap lalu panaskan kuah hingga mendidih, setelah itu siram diatas bahan pelengkap, sajikan hangat dengan nasi, kecap,  sambal, dan perasan jeruk nipis jika suka.

Nah gimana teman-teman, mudah-mudahan bermanfaat ya, memang agak ribet sih bikin soto ini, soalnya bahan pelengkapnya lumayan banyak, makanya aku lebih sering bikin ini saat weekend, cocok buat menghangatkan suasana kumpul keluarga :)

0 Comments